Pola konsumsi suatu negara dapat diketahui dari pola pertumbuhan produksi industri di negara tersebut. Kecenderungan pola pertumbuhan produksi industri manufaktur di suatu negara dapat digunakan untuk menganalisis permintaan di negara tersebut. Dengan mengetahui pola pertumbuhan produksi, eksportir dapat menilai besarnya permintaan suatu pasar. Di samping itu, pihak eksportir dapat mengestimasi potensi bahan baku dan peralatan mesin yang dibutuhkan industri manufaktur di negara tersebut dan dapat pula menilai peluang investasi yang terdapat di pasar luar negeri.
Pola pertumbuhan produksi suatu negara terlihat pada pola pertumbuhan kelompok-kelompok industri. Pola pertumbuhan kelompok industri dapat diketahui dengan menilai peningkatan peranan masing-masing kelompok industri terhadap GDP negara tersebut.
Pada umumnya, negara-negara yang memiliki pendapatan perkapita yang masih rendah, pengembangan industri masih terpusat pada industri pengolahan barang kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, tekstil, dan industri ringan lainnya. Semakin tinggi perkonomian sebuah negara cenderung kelompok industri yang berkembang adalah industri berat,
Berdasarkan hal tersebut maka eksportir dapat memfokuskan perhatian pada komoditi ekspor disesuaikan dengan negara calon tujuan ekspor. Langkah selanjutnya menganalisis comparative dan competitive advantage yang dimiliki agar dapat diketahui apakah komoditi ekspor yang kita tetapkan dapat bersaing di pasar luar negeri.
Aspek penting yang perlu dilakukan dalam pemsaran internasional adalah mengidentifikasi peluang yang ada bagi produk ekspor yang perlu dipasarkan. Jika eksportir Indonesia ingin melakukan ekspansi pasar ke luar negeri, ia harus secara sistematis melakukan evaluasi tentang sasaran pasar untuk menghitung kesempatan di suatu negara. Pengkajian sasaran pasar yang ada di pasaran dunia sebenarnya menyangkut proses seleksi yang dimulai dari pengumpulan informasi yang relevan dari suatu negara untuk mengetahui negara mana yang potensial. Informasi ini dapat diketahui dengan melihat indikator ekonomi makro maupun mikro suatu negara.
Teknik-teknik dalam menyeleksi negara sasaran pasar ekspor diantaranya:
1. membuat seperangkat kriteria pasar potensial
2. menggunakan index pasar
3. memakai teknik multi variabel tertimbang
4. memperhitungkan risiko politik
5. mengetahui tingkat persaingan, dan
6. mengkaji market similarity











