- See more at: http://www.exeideas.com/2012/02/all-in-one-seo-pack-plugin-for-blogger.html#sthash.zomQZy6X.dpuf

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kursus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kursus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2013

Ekspor (2)

Pola konsumsi suatu negara dapat diketahui dari pola pertumbuhan produksi industri di negara tersebut. Kecenderungan pola pertumbuhan produksi industri manufaktur di suatu negara dapat digunakan untuk menganalisis permintaan di negara tersebut. Dengan mengetahui pola pertumbuhan produksi, eksportir dapat menilai besarnya permintaan suatu pasar. Di samping itu, pihak eksportir dapat mengestimasi potensi bahan baku dan peralatan mesin yang dibutuhkan industri manufaktur di negara tersebut dan dapat pula menilai peluang investasi yang terdapat di pasar luar negeri.
Pola pertumbuhan produksi suatu negara terlihat pada pola pertumbuhan kelompok-kelompok industri. Pola pertumbuhan kelompok industri dapat diketahui dengan menilai peningkatan peranan masing-masing kelompok industri terhadap GDP negara tersebut.
Pada umumnya, negara-negara yang memiliki pendapatan perkapita yang masih rendah, pengembangan industri masih terpusat pada industri pengolahan barang kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, tekstil, dan industri ringan lainnya. Semakin tinggi perkonomian sebuah negara cenderung kelompok industri yang berkembang adalah industri berat,
Berdasarkan hal tersebut maka eksportir dapat memfokuskan perhatian pada komoditi ekspor disesuaikan dengan negara calon tujuan ekspor. Langkah selanjutnya menganalisis comparative dan competitive advantage yang dimiliki agar dapat diketahui apakah komoditi ekspor yang kita tetapkan dapat bersaing di pasar luar negeri.
Aspek penting yang perlu dilakukan dalam pemsaran internasional adalah mengidentifikasi peluang yang ada bagi produk ekspor yang perlu dipasarkan. Jika eksportir Indonesia ingin melakukan ekspansi pasar ke luar negeri, ia harus secara sistematis melakukan evaluasi tentang sasaran pasar untuk menghitung kesempatan di suatu negara. Pengkajian sasaran pasar yang ada di pasaran dunia sebenarnya menyangkut proses seleksi yang dimulai dari  pengumpulan informasi yang relevan dari suatu negara untuk mengetahui negara mana yang potensial. Informasi ini dapat diketahui dengan melihat indikator ekonomi makro maupun mikro suatu negara.
Teknik-teknik dalam menyeleksi negara sasaran pasar ekspor diantaranya:
1. membuat seperangkat kriteria pasar potensial
2. menggunakan index pasar
3. memakai teknik multi variabel tertimbang
4. memperhitungkan risiko politik
5. mengetahui tingkat persaingan, dan
6. mengkaji market similarity

Selasa, 11 Juni 2013

Ekspor (1)

Ekspor merupakan bagian yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Kegiatan ekspor memberikan lapangan kerja bagi banyak orang serta menghasilkan devisa bagi negara. Peningkatan dan pengembangan ekspor diharapkan dapat memperoleh devisa dan meningkatkan investasi yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Pemerintah terus berupaya mencari berbagai terobosan dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan ekspor ke manca negara dengan melakukan pembinaan dan promosi ekspor. Dengan kebijakan tersebut diharapkan kesempatan melakukan ekspor semakin terbuka sejalan dengan globalisasi ekonomi yang sudah berjalan dan tidak dapat dihindari oleh semua negara.

Perkembangan pesat perdagangan bebas membawa dampak ekspansi perdagangan dunia, semakin berkurangnya hambatan perdagangan dan meningkatnya perdagangan antar negara. Berkurangnya hambatan perdagagan menimbulkan peluang yang besar bagi negara-negara di dunia untuk memperluas jangkauan perdagangannya ke luar negeri.

Dalam rangka mendorong ekspor secara menyeluruh, identifikasi komoditi ekspor unggulan harus dilakukan agar komoditi ekspor Indonesia memiliki competitive advantage di pasar internasional. Identifikasi komoditi ekspor mencakup berbagai kegiatan antara lain diversifikasi produk dan diversifikasi pasar tujuan ekspor.

Kegiatan ekspor meningkat pesat setelah pemerintah menggalakkan ekspor non migas akibat penerimaan dari sektor minyak dan gas tidak dapat diandalkan. Kebijakan yang dilakukan pemerintah berkaitan dengan hal tersebut diantaranya memberikan insentif ekspor. Dengan adanya kebijakan tersebut, nilai dan volume ekspor meningkat, struktur ekspor menguat, komoditi ekspor yang diperdagangkan semakin beragam dan negara tujuan ekspor semakin banyak.


Senin, 10 Juni 2013

Tugas Rutin di Bidang Ekspor Impor

Menerapkan tugas rutin di bidang ekspor impor adalah mempersiapkan hal-hal sebagai berikut. Persiapan utama yang harus ada ialah keberanian dalam mengambil keputusan. Persiapan lain yang perlu dilakukan pada umumnya yaitu:

  1. Menyiapkan Pekerjaan Teknis 
  2. Memahami Pengetahuan Ekspor Impor
  3. Saling Mempercayai Mitra Usaha
Mempersiapkan Pekerjaan Teknis

Persiapan teknis adalah tersedianya peralatan teknis yang memungkinkan kita untuk melakukan komunikasi, khususnya korespondensi, baik dengan pemasok maupun dengan calon pembeli di mancanegara. Pengalaman menunjukkan sekitar 80% transaksi perdagangan ekspor impor dilakukan melalui korespondensi, sedangkan 20% sisanya dilakukan dengan negosiasi tatap muka, yang akhirnya juga dikonfirmasikan dalam bentuk tertulis melalui korespondensi.

Memahami Pengetahuan Ekspor Impor

Perdagangan adalah salah satu kegiatan bisnis. Pengertian bisnis lebih luas dari perdagangan, sebab bisnis meliputi pula kegiatan investasi, produksi, pemasaran, dan lain-lain. Namun demikian perdagangan merupakan inti dari kegiatan bisnis, karena pada akhirnya setiap kegiatan bisnis berujung pada kegiatan memperdagangkan produk dan atau jasa dari bisnis tersebut.
Perdagangan internasional adalah kegiatan yang berlangsung melintasi negara dan benua yang sudah barang tentu mempunyai peraturan, hukum, dan budaya serta cara berdagang yang berbeda. Oleh karena itu, pemerintah setiap negara berkepentingan untuk mengatur tata cara kegiatan perdagangan.
Ekspor adalah menjual barang dari dalam negeri ke luar negeri.
Impor adalah membeli barang dari luar negeri ke dalam negeri.
Kegiatan ekspor dan impor ini harus mengikuti peraturan di negara asal maupun negara tujuan.

Saling Mempercayai Mitra Usaha

Kepercayaan adalah salah satu faktor yang penting untuk menjamin terlaksananya transaksi ekspor impor. Bersumber dai perbedaan-perbedaan bahasa, kebudayaan, adat istiadat, dan cara berdagang, tidak jarang dalam transaksi ekspor impor timbul berbagai masalah, terutama kepercayaan antara eksportir dan importir. Kepercayaan dapat diperoleh jika kedua belah pihak memiliki integritas, kemampuan, dan kejujuran.



Pelatihan Ekspor Impor Level I

Outline:

1.   Menerapkan K3 (Keselamatan, Kesehatan, dan Keamanan) di Lingkungan Kegiatan Ekspor Impor

2.   Menerapkan Tugas Rutin di Bidang Ekspor Impor

3.   Melakukan Identifikasi Komoditi Ekspor

4.   Melakukan Identifikasi Negara Tujuan Ekspor

5.   Mengaplikasikan Ketentuan dan Prosedur Ekspor

6.   Melakukan Promosi dan Strategi Pemasaran Ekspor

7.   Membuat Korespondensi Ekspor Impor

8.   Mengidentifikasi Substansi Letter of Credit

9.   Menerapkan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah di Bidang Perdagangan

10. Menerapkan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah di Bidang Kepabeanan


Senin, 25 Maret 2013

Pentingnya Soft Skill

Level pekerjaan di sebuah perusahaan secara umum dapat dibagi ke dalam 3 (tiga) tingkatan yaitu level operasional, level managerial, dan level puncak. Kebutuhan kualifikasi hardskill dari ketiga level tersebut berbeda berdasarkan tingkatannya. Pada level operasional, kebutuhan kemampuan hardskill paling besar dibandingkan level lainnya. Di kebanyakan dunia industri, sebagian besar karyawan melalui level operasional sebelum mencapai level managerial, dst. Perkembangan saat ini, telah banyak perusahaan sudah mulai membutuhkan kemampuan soft skill meski pada level operasional. Kebutuhan softskill mendasar yg dibutuhkan pada level operasional ini misalnya communication skill, dll. Bahkan sebagian perusahaan mulai menekankan kemampuan interpersonal skill. Pertanyaannya, apakah kebutuhan soft skill ini mampu dipenuhi oleh calon karyawan? Disinilah terjadi suatu keadaan yang bisa disebut "GAP" antara keinginan perusahaan dan ketersedian SDM di pasar. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan keberadaan lembaga kursus dan pelatihan yang tidak hanya melatih anak didiknya dengan kemampuan hardskill saja namun juga membekali dengan kemampuan soft skill.

Jumat, 08 Maret 2013

Kursus Bahasa Inggris kepada Guru-guru di Semen Gresik Foundation

Senin, 04 Maret 2013

KURSUS AKUNTANSI

KURSUS PERHOTELAN

 
Ukiran buah dan sayur atau yang lebih dikenal dengan Fruit and Vegetable carving adalah materi yang memerlukan keuletan dalam berkreasi. siapa yang ingin mempelajari fruit and vegetable carving call LKP Enesce no telp (031)5310333

KURSUS ADMINISTRASI

KURSUS KOMPUTER

Jumat, 01 Maret 2013

Bidang Bahasa